RAIDER KHUSUS 744/SYB


Selasa, 19 Mei 2015

SATGAS PAMTAS YONIF 744/SYB MEMBANGUN PERDAMAIAN DI PERBATASAN RI - RDTL

      Yonif 744/SYB sebagai Satuan Tugas Pengaman Perbatasan antara negara RI-RDTL yang menjaga wilayah Kedaulan NKRI, tidak hanya sekedar mempunyai tugas sebagai Pasukan Pengaman di perbatasan melainkan sudah memasuki pada tahap membangun perdamaian di sepanjang perbatasan RI-RDTL.

        Hal ini diwujudkan oleh Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Letkol Inf. Yudi Gumilar,S.Pd. pada hari minggu tanggal 17 mei 2015 dengan mempelopori musyawarah perdamaian antara masyarakat Desa Nelu ( RI ) dan masyarakat Desa Leolbatan ( RDTL ) setelah sebelumnya selama 2 tahun bertikai sampai menimbulkan korban jiwa dan perusakan pilar batas antar kedua belah negara. Hal ini bahkan menyebabkan kebencian antar kedua kelompok masyarakat.

       Musyawarah perdamaian yang dihadiri 70 orang diantaranya tokoh dari Timor Leste antara lain Danpos UPF SergentoCarlos Luan beserta 9 anggota, Tokoh Adat Bernando Anunut ( Raja Leolbatan ), Tokoh Agama Prater Daspak, Binpolda Desa Costa John Ballo berserta masyarakat Desa Leolbatan dan dari pihak Indonesia antara lain Tokoh Adat Antonius Meko ( Raja Nelu ),Tokoh Desa Lusio Oematan, Tokoh Adat Nelu Marsel Teme dan Petrus Oematan beserta masyarakat Desa Nelu. Adapun hasil musyawarah perdamaian tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan bersama sama membangun pilar batas yang telah dirusak pada saat pertikaian tahun 2013 silam.
       Dengan adanya kesepakatan antar negara di garis batas RI-RDTL diharapkan dimasa depan tercipta hubungan yang harmonis dan rasa aman bagi kedua negara karena Bangsa Indonesia Bangsa yang cinta akan perdamaian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar