RAIDER KHUSUS 744/SYB


Senin, 09 Juni 2014

UPACARA ALIH TUGAS PRAJURIT YONIF 744/SYB


 
 
Di Markas Yonif 744/SYB dilaksanakan upacara alih tugas bagi Prajurit yang akan menempati jabatan dikesatuan baru. Pelaksanaan alih tugas dipimpin langsung oleh Letnan Kolonel Infanteri Yudi Gumilar, S.Pd Komandan Batalyon Infanteri 744/SYB yang bertindak selaku Inspektur upacara. Acara ini di hadiri oleh para Perwira Staf, Bintara, Tamtama dan Persit Kartika Candra Kirana.
 


Pelaksanaan alih tugas pada hari Senin tanggal 09 juni 2014 pukul 08.00 Wita bertempat di Markas Yonif 744/SYB. Dalam amanatnya Danyonif mengatakan alih tugas bagi personil di jajaran TNI Angkatan Darat merupakan salah satu bentuk realisasi kebijakan pimpinan dalam rangka pembinaan organisasi dan pembinaan karier personil yang disesuaikan dengan dinamika kebutuhan organisasi. Secara kelembagaan, alih tugas dan jabatan dimaksudkan agar kinerja organisasi lebih berhasil dalam menghadapi tantangan tugas satuan ke depan. Sementara itu, dalam tinjauan pembinaan personil, alih tugas ini diharapkan menjadi jenjang pengembangan dan pematangan karier bagi pejabat  bersangkutan  ke  strata yang  lebih  tinggi dengan pengembangan tugas dan tanggung jawab yang lebih luas. Kepada pejabat baru saya minta untuk melaksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab.





Danyonif mengucapkan terima kasih kepada para prajurit yang telah mengabdi dikesatuan Yonif 744/SYB. Semoga pengabdian yang telah diberikan selama  ini dapat dijadikan bekal dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru dimanapun berada. Selaku pembina Persit Kartika Candra Kirana Ranting 3, tidak lupa saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Persit, atas kesetiaannya mendampingi suami dan berkaryaPersit Kartika Candra Kirana Cabang 3 Yonif 744 selama ini.

Jumat, 06 Juni 2014

LATIHAN UJI SIAP TEMPUR (UST) TINGKAT PELETON BATALYON 744/SYB TA. 2014



Batalyon Infanteri 744/SYB melaksanakan upacara pembukaan Uji Siap Tempur (UST) tingkat peleton  dipimpin oleh Danyonif  di lapangan markas Yonif 744/SYB. Pagi itu tampak ramai dipenuhi ratusan pria berpakaian loreng yang berbaris rapi dalam beberapa kelompok. Mereka terlihat begitu bersemangat. Berdiri tegap memangku senjata laras panjang dan menyandang ransel dipunggungnya. Latihan Uji Siap Tempur tingkat Peleton di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto timur, Kabupaten Belu, diselenggarakan selama 4 hari 3 malam.



 



Kegiatan Uji Siap Tempur (UST) tingkat Peleton ini dilaksanakan mulai Tanggal 3 Juni – 6 Juni 2014 diikuti oleh 714 prajurit Yonif 744/SYB dengan menggunakan daerah latihan wodemu komplek. Komandan Batalyon 744/SYB Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd. secara resmi membuka latihan Uji Siap Tempur  di Lapangan Batalyon 744/SYB. Dalam sambutannya, Komandan Batalyon menyampaikan latihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme dan menguji kemampuan prajurit antar peleton yang ada di tiap-tiap Regu dalam menghadapi setiap serangan dari musuh.
Komandan mengungkapkan dengan latihan ini diharapkan kerjasama antar Peleton dapat tercipta dan mampu mengimplementasikan tugas masing-masing secara terintegrasi antara peleton satu dengan lainnya, sehingga terdapat kesinergian atau keselarasan dalam melaksanakan tugas.
Selain itu juga bertujuan untuk melaksanakan Proglatsi, serta mengetahui tingkat keberhasilan latihan baik secara perorangan maupun kelompok dalam hubungan organisasi tugas, sehingga diperoleh kesiapan operasional satuan yang tinggi dalam menghadapi tugas pokok satuan.






Meningkatkan kemampuan komoditi Peralatan meliputi kendaraan, senjata dan munisi yang terdapat dalam Peleton serta menguji kemampuan perorangan dalam jabatannya  dari aspek taktik dan tehnik tempur serta kerjasama / kekompakan satuan untuk melaksanakan tugas. Dengan latihan yang dilaksanakan agar personel mahir melaksanakan materi taktik tingkat peleton dalam tugas tempur, diperolehnya data kesiapan tempur satuan tingkat peleton dan data kemampuan satuan serta terukurnya hasil pembinaan latihan yang telah dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan pelatihan selanjutnya.





Agar tujuan maupun sasaran dapat tercapai maka dalam UST kali ini akan diujikan berbagai materi antara lain meliputi pergeseran Pasukan, Pengamanan Instalasi, Pengamanan Rute Perbekalan Utama, Penyekatan, Pengintaian, Pengejaran dan Serbuan dalam Operasi Lawan Insurjensi. Ditekankan agar seluruh peserta melaksanakan materi yang diujikan dengan serius dan sungguh-sungguh sesuai spesialisasi bidang dan tugasnya masing-masing.
Selain itu, agar diperhatikan faktor keamanan baik personel maupun materiil yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Dihindari seminimal mungkin kerugian masyarakat sekitar daerah latihan akibat dari kecerobohan maupun keteledoran Prajurit.

Senin, 26 Mei 2014

KODIM 1605/BELU DAN PRAJURIT YONIF 744/SYB MELAKSANAKAN ZIARAH HUT KE-56 KODAM IX/UDAYANA



            Dalam rangka HUT ke-56  Kodam IX/Udayana, Kodim 1605/Belu, Prajurit Yonif 744/SYB, Prajurit  Satgas Pamtas RI-RDTL, PNS jajaran Kodim/Belu, dan segenap Pengurus serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana melaksanakan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan Seroja Atambua. Kegiatan ini dilaksanakan guna menghargai  jasa  para pahlawan.  





Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 26 Mei 2014 pukul 08.00 Wita bertempat di Taman Makam Pahlawan Seroja Atambua. Dandim 1605/Belu Letnan Kolonel Inf Hendrik Wijaya, bertindak sebagai pimpinan rombongan dalam acara ziarah ke Taman Makam Pahlawan Seroja Atambua. Upacara diawali dengan laporan perwira Upacara selanjutnya penghormatan kepada  arwah para pahlawan  dipimpin oleh pimpinan rombongan dan  peletakan karangan bunga oleh Dandim 1605 Belu. Ziarah diakhiri dengan tabur bunga diawali oleh Dandim, Danyonif 744/SYB, Dansatgas 742/SWY dan diikuti oleh para pejabat teras Kodim 1605 dan seluruh peserta ziarah lainnya.








Ziarah ke Taman Makam Pahlawan bertujuan untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dan rela mengorbankan jiwa dan raga, dalam membela dan menegakkan kedaulatan NKRI karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya serta mendoakan agar arwahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, semoga pengorbanan serta jasa-jasanya dapat dijadikan panutan. Semoga kita dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu kita dengan karya dan tindakan nyata demi tegaknya sang merah putih di bumi Negara Kesatuan Repulik Indonesia, Semoga tetap menjadi kebanggaan dan tetap di cintai rakyat.