RAIDER KHUSUS 744/SYB


Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Agustus 2015

SATGAS PAMTAS RI-RDTL SEKTOR BARAT YONIF 744/SYB MENGGAGALKAN PENYULUNDUPAN MOBIL KE OECUSSE RDTL


Pasukan pengamanan wilayah perbatasan harus sigap dan waspada terhadap segala sitiuasi dan kondisi di wilayah perbatasan yang khususnya di wilayah binaan  masing -masing pos perbatasan serta mengenal karakteristik masyarakat setempat. Hal ini untuk menghindari kegiatan ilegal loging di sepanjang wilayah perbatasan yang dapat merugikan negara.



Pengagalan penyulundupan pada hari selasa tanggal 18 Agustus 2015 pukul 19.30 Wita bertempat di desa sakato Co. 6270-5351 RI-RDTL. Berkat atas hubungan silahturahmi dengan  masyarakat setempat sehingga  Pos Koki Wini di bawah pimpinan Kapten Inf Agus Jaelani  mendapat informasi dari masyarakat akan adanya kegiatan ilegal loging, saat itu juga Danki beserta anggota pos langsung menuju ketempat yang akan di lewati oleh penyelundup. Berkat informasi tersebut Pos Koki Wini berhasil menggagalkan  barang illegal berupa 1 unit mobil pickup, 8 buah ban mobil, 8 buah ban dalam, 4 buah lidah ban, 2 alat pompa gemuk, 1 alat las merek lakoni, 1 lusin oli, power stering, 1 buah pen fer, SIM, STNK, KTP, 2 hp merek Nokia, 1 merek Blackberry, 1 buah Paspor, 1 tas punggung merek lenovo  beserta  uang tunai  Rp 3.416.000.00 dan $ 30 dollar. Setelah penangkapan tersebut Danki Koki Pos Wini berkordinasi dengan pihak kepolisian dan barang bukti di bawah ke Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB untuk di proses lebih lanjut oleh Dansatgas Pamtas Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd. sebagai laporan kepada Komando Atas dan diserahkan barang bukti tersebut ke Polres TTU. 


Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB menekankan Kepada para danpos agar selalu mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan sosialisasi,arahan akan akibat melakukan  kegiatan ilegal loging yang dapat merugikan diri sendiri,keluarga maupun Negara Indonesia tercinta ini.


 

Rabu, 29 April 2015

SATGAS PAMTAS RI-RDTL SEKTOR BARAT YONIF 744/SYB POS KOKI MOTAMASIN MENDAPATKAN 1 SATU PUCUK SENJATA SENAPAN KOPAK/LONTAK MUSKET BUATAN AMERIKA JENIS SPRINGFIELD KAL 15 MM

Wilayah perbatasan RI-RDTL sudah bisa dikatakan kondusif namun masyarakat setempat masih menyimpan senjata pada saat Jajak Pendapat tahun 1999. Untuk menghindari penyalahgunaan senjata tersebut, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB   yang ditugaskan untuk mengamankan perbatasan wilayah darat diprioritaskan agar melakukan penggalangan kepada masyarakat untuk menyerahkan segala jenis senjata kepada pihak yang berwenang.
Pada hari Selasa tanggal 28 April 2015 pukul 15.00 Wita bertempat di Pos Koki Motamasin. Danki III Lettu Inf. Arief Candra  Gunawan bersama 4 orang anggota menerima secara sukarela 1 pucuk senjata laras panjang Kopak/Lontak musket buatan Amerika jenis Springfield Kal 15 mm oleh masyarakat yang identitasnya tidak ingin diketahui. Penyerahan senjata tersebut sebagai ucapan terima kasih kepada anggota Pos Koki Motamasin yang sudah banyak membantu masyarakat dengan terselenggaranya karya bhakti, pengobatan massal gratis,penanaman pohon dan kegiatan ibadah  yang diselenggarakan secara rutin serta sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa menyerahkan senjata apabila masih menyimpan senjata pada saat jajak pendapat di daerah binaan Kompi III.  
Pada saat masyarakat menyerahkan secara sukarela  senjata laras panjang Kopak/Lontak musket buatan Amerika jenis Springfield Kal 15 mm menurut pengakuannya didapat pada saat Jajak Pendapat tahun 1999 kemudian menyimpannya. Karena kepemilikan senjata laras panjang Kopak/Lontak musket buatan Amerika jenis Springfield Kal 15 mm tersebut dirasakan tidak nyaman sehingga senjata tersebut diserahkan ke Pos Koki Motamasin  Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB.
Kemungkinan besar masih ada masyarakat  di wilayah perbatasan khususnya warga pengungsi yang berada di wilayah penugasan  Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB Pos Koki Motamasin yang memiliki atau menyimpan Jatmuhandak namun masyarakat masih merasa takut untuk menyerahkan kepada aparat terkait. Hal ini dikarenakan adanya anggapan bahwa apabila menyerahkan Jatmuhandak warga tersebut akan diproses secara hukum sehingga untuk dapat mengumpulkan informasi keberadaan Jatmuhandak Dansatgas Letkol Inf. Yudi Gumilar, S.Pd. menekankan tingkatkan kegiatan Bintertas dan memberi penyuluhan tentang bahaya bila menyimpan Jatmuhandak tersebut kepada masyarakat agar mau menyerahkan Jatmuhandak yang masih tersimpan.

Senin, 15 Desember 2014

PRAJURIT SATGAS PAMTAS RI-RDTL SEKTOR BARAT YONIF 744/SYB MENGIKUTI UPACARA HARI JUANG KARTIKA



Makna Hari Juang Kartika sangat besar dan mendalam bagi prajurit TNI Angkatan Darat. Karena itu, meski peristiwa yang dikenal dengan Palagan Ambarawa terjadi beberapa puluh tahun lalu, tapi nilai-nilai dan semangatnya masih relevan direfleksikan dalam penugasan sehari-hari.
 




           Pelaksanaan upacara Hari Juang Kartika pada hari Senin tanggal 15 Desember 2014 pukul 07.30 WITA  bertempat di Makodim 1618/TTU. Dandim 1618/TTU Letkol Arm. Dodi Diantoro bertindak selaku inspektur upacara membacakan amanat KASAD mengingatkan pesan dari Panglima Besar Jenderal Soedirman yaitu Tentara hanya mempunyai satu kewajiban, ialah mempertahankan NKRI dan menjaga keselamatannya.  Selain itu juga, upacara Hari Juang Kartika merupakan peringatan peristiwa perjuangan para pejuang dan para pahlawan bangsa yang melawan musuh dimedan pertempuran yang tidak mengenal menyerah dan rela berkorban dalam pertempuran mengusir penjajah yang ingin menjajah kembali persada Ibu Pertiwi. Para pejuang rela mengorbankan harta dan benda, jiwa dan ragapun mereka korbankan bersama rakyat demi NKRI. Sehingga upacara kali ini dengan motto “ BERSAMA RAKYAT TNI - AD KUAT, BERSAMA TNI - AD RAKYAT DAMAI DAN SEJAHTERA ”.



Turut hadir dalam upacara tersebut Letkol Inf. Yudi Gumilar, S.Pd. selaku   Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat beserta Prajurit, Polres TTU, Pelajar, dan Prajurit Kodim 1618/TTU serta para PNS Kodim.