RAIDER KHUSUS 744/SYB


Sabtu, 05 September 2015

MASYARAKAT PERBATASAN RI-RDTL BERBONDONG BONDONG MENYERAHKAN SENJATA API DAN MUNISI

Kemanungalan TNI rakyat di daerah perbatasan RI-RDTL khususnya daerah Kab Kupang, Kab TTU, Kab Malaka terbukti sangat harmonis dengan tercapainya keberhasilan Satgas Pamtas  RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB menggalang masyarakat untuk menyerahkan senjata api dan munisi yang mereka simpan selama ini ke Satgas Pamtas Yonif 744/SYB. Berbagai kegiatan teritorial yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB benar-benar menyentuh dan membantu kesulitan masyarakat perbatasan. Kegiatan tersebut meliputi pengobatan massal, sunatan massal, berbagi kasih sembako dan alat tulis, penanaman pohon disepanjang daerah perbatasan, kegiatan agama bersama masyarakat, pelatihan pramuka, karya bhakti, mengajar disekolah perbatasan, olahraga bersama dan kegiatan sosialisasi sehari-hari oleh seluruh anggota satgas tentang situasi dan perkembangan wilayah perbatasan. Kegiatan teritorial ini disambut baik oleh seluruh masyarakat perbatasan.

 Hasil dari harmonisnya hubungan anggota satgas dengan  masyarakat adalah masyarakat perbatasan dengan sukarela menyerahkan senjata api dan munisi yang dimiliki sejak masih terjadinya sengketa bersenjata tahun 1999 (timor-timur). Sampai pada saat ini anggota Satgas Pamtas memperoleh senjata sebanyak :
-       1     Senjata organik laras panjang jenis Mouser Mod 98 buatan Jerman
-       45   Senjata laras panjang kopak/lontak musket jenis Spriengfield kal 15 mm
-       11   Senjata rakitan ( 9 Pistol rakitan, 2 senjata laras panjang)
-       147 Butir munisi ( 73 butir munisi Mouser kal 7,9 mm, 28 butir munisi M 16 A1 kal 5,56 mm, 21 butir munisi AK kal 7,62 mm, 16 butir munisi SKS kal 7,62 mm, 3 butir pistol kal 22 mm, 4 butir munisi pistol Revover, 1 butir munisi pistol kal 9 mm, 1 butir munisi pistol kal 11 mm).

        Dalam kesempatan ini Dansatgas Letkol Inf. Yudi Gumilar, S.Pd. mengucapkan terimahkasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh kalangan dan masyarakat perbatasan atas segala kerjasama dan dukungan nyata sehingga pelaksanaan Satgas Pamtas dapat berjalan dengan lancar dan aman. Sungguh suatu prestasi yang luar biasa dimana kita ketahui bersama sangat susah untuk meyakinkan masyarakat perbatasan untuk menyerahkan senjata api dan munisi secara sukarela, hal tersebut dikarnakan ketakutan masyarkat diproses secara hukum apabila diketahui memiliki senjata. Faktor lain adalah senjata tersebut merupakan peninggalan adat secara turun temurun sehingga dikultuskan menjadi pusaka keluarga. Akan tetapi dengan kesabaran, keikhlasan dan ketulusan serta pendekatan yang baik para anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 744/SYB berhasil meyakinkan para masyarakat perbatasan untuk menyerahkan senjata dan munisi untuk tidak disalah guna. Sekali lagi ini merupakan bhakti TNI kepada Rakyat bahwa TNI masih dicintai Rakyat dan TNI dengan tulus dan ikhlas mencintai Rakyat. “ SAMODOK”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar